Wujud Kepedulian, Muslimah Wahdah Sinjai Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Salohe
SALOHE - sinjai.wahdah.or.id, Bentuk empati terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Unit Sosial Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Sinjai terhadap korban kebakaran di Dusun Pattiro, Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Ahad (18/10/2026).
Tingkatkan Profesionalisme Kader, PSDM Muslimah Wahdah Sinjai Gelar Pelatihan Event Organizer
SINJAI UTARA - sinjai.wahdah.or.id Unit Pembinaan Sumber Daya Manusia (PSDM) Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Sinjai sukses menggelar Pelatihan Event Organizer (EO) pada Sabtu–Ahad (17–18/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Samii Muhammad Al Maai, Kabupaten Sinjai, ini diikuti oleh 26 peserta dengan penuh antusias.
Eratkan Ukhuwah di Tepi Pantai, Muslimah Wahdah Sinjai Gelar Silaturrahmi Tim Sosial Halaqah
SINJAI – sinjai.wahdah.or.id Sebanyak 76 peserta mengikuti agenda Silaturrahmi Tim Sosial Halaqah yang diselenggarakan oleh Muslimah Wahdah Daerah Sinjai di Pantai Marannu, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, pada Ahad (4/10/2026).
Cetak Generasi Penggerak Dakwah, Muslimah Wahdah Sinjai Gelar Pelatihan Muraqibah
SINJAI UTARA - sinjai.wahdah.or.id Muslimah Wahdah Daerah Sinjai melalui Unit Pembinaan Generasi Muda sukses menggelar Pelatihan Muraqibah yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Ahad (3–4/10/2026).
Hari Kesaktian Pancasila, Siswa SDIT Wahdah Sinjai Diingatkan tentang Tauhid dan Adab
SINJAI.Wahdah.Or.Id — Lapangan SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai menjadi tempat pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026). Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, seluruh petugas upacara kali ini berasal dari kalangan pegawai ikhwa (laki-laki) SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai.
Upacara berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh para siswa, ustaz, serta ustazah. Momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda peringatan nasional, tetapi juga dimanfaatkan untuk mengajak peserta didik memahami nilai Pancasila melalui perspektif tauhid, adab, persatuan, dan pendidikan.
Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustaz Muhammad Rakib, S.Pd.,Gr., dalam amanatnya mengajak para siswa menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum belajar sejarah sekaligus memperkuat nilai keislaman.
“Anak-anakku yang sholeh dan sholehah, pejuang Qur’an yang Ustadz cintai karena Allah. Para Ustadz dan Ustadzah, mujahid dan mujahidah pendidikan yang semoga lelahnya menjadi lillah,” tuturnya mengawali amanat.
Menurutnya, upacara 1 Oktober bukan sekadar kegiatan seremonial. Para siswa diajak memahami bahwa perjalanan bangsa Indonesia memiliki kaitan erat dengan pentingnya menjaga persatuan dan nilai-nilai kehidupan berbangsa.
“Pagi ini kita berdiri bukan sekadar upacara. Kita sedang belajar sejarah dan aqidah,” katanya.
Dalam amanat tersebut, Ustaz Muhammad Rakib juga mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan karakter yang dibangun di lingkungan SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai. Ia kemudian menyampaikan tiga jati diri yang perlu dipegang para siswa.
Pertama, tauhid yang lurus sebagai pondasi. Para siswa diingatkan bahwa sebelum mengejar kecerdasan akademik, mereka perlu memiliki keyakinan yang kokoh kepada Allah.
“Di Wahdah Islamiyah, kita diajarkan: sebelum pintar matematika, luruskan dulu tauhidnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak siswa membuktikan kekuatan tauhid melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga salat berjamaah, berlaku jujur, serta berani menolak keburukan.
Pesan tersebut diperkuat dengan firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 103 agar kaum muslimin berpegang teguh pada tali Allah dan tidak bercerai-berai.
Kedua, adab di atas ilmu. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan siswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
“Ustadz tidak butuh kalian hanya ranking satu, tapi Ustadz butuh kalian yang santun sama Ustadzah, sayang sama teman, hormat sama orang tua, dan cinta sama teman yang berbeda suku,” jelasnya.
Ia mengingatkan para siswa agar tidak saling mengejek maupun melakukan perundungan. Perbedaan latar belakang suku, seperti Bugis, Makassar, maupun Jawa, disebut sebagai bagian dari keberagaman yang harus dihargai dalam keluarga besar SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai.
Ketiga, Qur’ani dan berprestasi untuk negeri. Ustaz Muhammad Rakib menyampaikan bahwa generasi SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai diharapkan tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an sekaligus memiliki prestasi.
Jika generasi terdahulu berjuang mempertahankan bangsa dengan pengorbanan yang besar, maka para siswa saat ini dapat mengisi perjuangan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh, menghafal Al-Qur’an dengan mutqin, dan berprestasi.
“Kesaktian Pancasila harus kita jaga dengan ilmu,” tegasnya.
Di akhir amanat, Ustaz Muhammad Rakib mengajak para siswa untuk menunjukkan bahwa nilai keislaman dan kecintaan terhadap Indonesia dapat berjalan bersama.
“Jadilah Pancasilais karena ke-Islamanmu yang kaffah. Jadilah Islami karena engkau paham arti persatuan dalam Pancasila,” pesannya.
Ia berharap dari SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai lahir generasi yang tidak hanya cerdas dan dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
“Tunjukkan bahwa dari SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, akan lahir pemimpin masa depan Sinjai yang sholeh, cerdas, dan cinta NKRI,” pungkasnya.
Upacara kemudian ditutup dengan doa. Para siswa kembali mengikuti aktivitas pembelajaran dengan membawa pesan bahwa pendidikan, akhlak, kecintaan terhadap Al-Qur’an, persatuan, dan tanggung jawab sebagai warga negara merupakan bagian yang saling melengkapi.
Aksi Menginspirasi Murid Kelas 3 SD Al-Wahdah Sinjai Kerek Sang Saka di Hari Kesaktian Pancasila
SAMATARING, sinjai.wahdah.or.id – Halaman SD Unggulan Al-Wahdah Sinjai tampak khidmat pada Kamis pagi (1/10/2026). Pandangan seluruh peserta upacara tertuju pada tiang bendera, menyaksikan murid kelas 3 melangkah mantap dan mengerek Sang Merah Putih dengan penuh percaya diri.
Biar Tak Jenuh, BTHQ Umar Bin Khattab Pindahkan Suasana Belajar ke Lapnas
Sinjai.Wahdah.Or.Id — Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Senin pagi, suasana belajar Halaqah Umar Bin Khattab, Kelas Baca Tulis Hafal Qur’an (BTHQ) SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, berpindah ke ruang terbuka di Lapangan Nasional (Lapnas) Sinjai, Senin (28/9/2026).
Kegiatan Outing Class ini menghadirkan suasana yang berbeda dari pembelajaran rutin. Para siswa mengikuti proses belajar dengan lebih santai, sambil menikmati suasana ruang terbuka bersama teman-teman dan pembina.
Pembina BTHQ SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustaz Isradillah, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa.
“Tujuan dari Outing Class ini menciptakan suasana yang nyaman dan asyik saat proses belajar sehingga siswa tidak jenuh dan lebih termotivasi belajarnya,” ujarnya.
Menurutnya, suasana belajar yang berbeda dapat menjadi penyegaran bagi siswa sehingga mereka lebih antusias dalam mengikuti proses pembelajaran BTHQ.
Selain pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan antarsiswa. Interaksi yang berlangsung di luar kelas diharapkan memberi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para peserta.
INKAI Sinjai Tembus Empat Besar, Karateka SDIT Wahdah Raih Medali Emas
Sinjai.Wahdah.Or.Id – Kontingen INKAI Sinjai berhasil menembus posisi empat besar pada ajang Open Tournament & Festival Piala Ketua Umum INKAI Palopo dan Piala Kepala Sekolah UPTD SMKN 2 Palopo yang digelar pada 25–26 September 2026.
Kejuaraan yang mempertemukan ratusan karateka pelajar dari Luwu Raya, Wajo, Pinrang, Parepare hingga Sinjai ini diikuti peserta dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas hingga mahasiswa.
Kontingen INKAI Sinjai berhasil mengoleksi 16 medali pada kategori open, terdiri atas 6 emas, 6 perak, dan 4 perunggu. Raihan tersebut menempatkan INKAI Sinjai di posisi empat besar klasemen sekaligus meraih Juara Harapan I.
Salah satu medali emas untuk kontingen Sinjai disumbangkan karateka SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Adeeva Deana Azzahra. Ia berhasil meraih Juara 1 Kumite Pra Pemula +30 Kg Putri.
Selain itu, Adeeva bersama Azkadina dan Zahra juga meraih Juara 3 Kata Beregu Pra Pemula Putri.
Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustaz Muhammad Rakib, S.Pd.,Gr., menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar, berlatih, dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Prestasi tersebut menjadi bagian dari capaian siswa SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga.
SDIT Wahdah Sinjai Raih Third Place di ININNAWA SPENLI Futsal Competition
SINJAI.Wahdah.Or.Id — Bukan sekadar tentang trofi, ada kerja keras, semangat, dan perjuangan di balik keberhasilan Tim A SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai meraih juara ketiga (Third Place) dalam ININNAWA SPENLI Se-Sulsel Futsal Competition Vol. 1.
Kompetisi yang berlangsung pada 21–27 September 2026 di GOR H. Andi Sabirin Yahya, Kabupaten Sinjai, menjadi ruang bagi para siswa untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan semangat berkompetisi.
Sejak pertandingan awal, Tim A SDIT Wahdah Sinjai berusaha memberikan penampilan terbaik. Persaingan yang berlangsung ketat tidak menyurutkan semangat para pemain untuk terus berjuang hingga pertandingan terakhir.
Perjuangan tersebut akhirnya mengantarkan Tim A SDIT Wahdah Sinjai mengamankan posisi ketiga dalam turnamen yang diikuti sejumlah tim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan itu.
Penutupan dan penyerahan penghargaan berlangsung pada Ahad (27/9/2026) malam di GOR H. Andi Sabirin Yahya.
Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustaz Muhammad Rakib, S.Pd.,Gr., mengapresiasi perjuangan para siswa selama mengikuti kompetisi.
“Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras anak-anak. Semoga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan tetap menjaga adab serta sportivitas,” ujarnya.
Capaian ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk terus mengembangkan potensi, membangun kerja sama tim, dan menjaga semangat sportivitas dalam setiap kompetisi.
Bagi Tim A SDIT Wahdah Sinjai, trofi juara ketiga bukan hanya menjadi hasil akhir sebuah pertandingan, tetapi juga buah dari proses dan perjuangan yang telah mereka lalui bersama.
Tiga Srikandi SDIT Wahdah Sinjai Dilepas Berlaga di Inkai Palopo Open 2026
SINJAI.Wahdah.Or.Id – Tiga siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Wahdah Islamiyah Sinjai dilepas untuk mengikuti Kejuaraan Karate Antar Pelajar Inkai Seluwu Raya, Wajo, Pinrang, Pare-Pare, Sinjai Tahun 2026 sekaligus Inkai Palopo Open Tournament & Festival Piala Ketua Umum Inkai Palopo.
Pelepasan tersebut dilakukan oleh Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Ustaz Muhammad Rakib, S.Pd.,Gr., sebelum ketiganya bertolak ke Kota Palopo untuk mengikuti pertandingan yang berlangsung pada 24–28 September 2026 di GOR/Aula SMKN 2 Palopo.
Ketiga siswi tersebut adalah Azkadina Khanza Nadhifah Ridha dari kelas V.C, Andi Sitti Fatimah Azzahra Iwan dari kelas IV.C, dan Adeeva Deana Azzahra dari kelas V.C. Ketiganya akan mewakili Kabupaten Sinjai dan mengikuti sejumlah nomor pertandingan.
Azkadina akan turun pada nomor Kata Perorangan Pra Pemula Pi, Kata Beregu Pra Pemula Pi, dan Festival Kata Perorangan Pra Pemula Pi.
Andi Sitti Fatimah Azzahra Iwan akan bertanding pada nomor Kata Beregu Pra Pemula Pi, Kumite Pra Pemula Kelas -30 Kg Pi, serta Festival Kumite Pra Pemula Kelas -30 Kg Pi.
Sementara Adeeva Deana Azzahra akan berlaga pada nomor Kata Beregu Pra Pemula Pi, Kumite Pra Pemula Kelas +30 Kg Pi, serta Festival Kumite Pra Pemula Kelas +30 Kg Pi.
Dalam kesempatan pelepasan, Ustaz Muhammad Rakib menyampaikan agar para siswi tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadikan kejuaraan tersebut sebagai pengalaman untuk belajar dan mengembangkan diri.
“Bertandinglah dengan percaya diri, jaga sportivitas dan nama baik sekolah. Apa pun hasilnya, yang terpenting adalah memberikan usaha terbaik dan mendapatkan pengalaman dari pertandingan ini,” pesannya.
Ia juga berharap keikutsertaan ketiga siswi tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki.
Pelepasan ini menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap pengembangan potensi peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Keluarga besar SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai turut mendoakan agar ketiga atlet muda tersebut diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu tampil maksimal di ajang karate tingkat regional tersebut.
Radio Wahdah