BONE, Sinjai.Wahdah.Or.Id — Prestasi membanggakan diraih Adeeva Daena Az-zahra, siswa SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, dalam Turnamen Karate Forki Bone Series II. Tak hanya berhasil membawa pulang medali emas, Adeeva bersama siswa lainnya juga tetap menjaga kebiasaan mengaji, menghafal, dan murojaah Al-Qur’an meskipun berada di lokasi pertandingan.
Adeeva meraih medali emas pada nomor kumite perorangan pra pemula +30 kilogram putri dalam kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Serbaguna Kodim 1407 Bone, 23–25 Oktober 2026.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai. Di balik perjuangan di arena pertandingan, ada cerita lain yang turut menarik perhatian, yakni kebiasaan para siswa yang tetap mengiringi aktivitas mereka dengan membaca dan mengulang hafalan Al-Qur’an.
Isradillah, pembina karate SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, mengungkapkan bahwa para siswa tetap menjalankan kebiasaan tersebut meskipun sedang berada di luar lingkungan sekolah.
“Meski di lokasi pertandingan, ananda tetap mengaji, menghafal, dan murojaah seperti kebiasaan di sekolah,” ujar Isradillah.
Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara rutin dapat terus dijalankan anak-anak dalam berbagai situasi. Kesibukan mengikuti kejuaraan tidak serta-merta membuat mereka melupakan rutinitas yang selama ini telah menjadi bagian dari keseharian.
Prestasi Adeeva di bidang karate pun menjadi bagian dari proses pengembangan potensi siswa. Melalui olahraga, anak-anak belajar tentang kedisiplinan, ketekunan, dan keberanian. Sementara itu, kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an menjadi bagian dari pembinaan yang terus menyertai keseharian mereka.
Kemenangan di arena karate dan kebiasaan menjaga hafalan menghadirkan dua cerita dari satu perjalanan. Adeeva menunjukkan kemampuannya dalam berkompetisi, sementara rutinitas para siswa di lokasi pertandingan memperlihatkan pentingnya menjaga kebiasaan baik di mana pun berada.
Bagi SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, pencapaian ini menjadi kabar baik sekaligus pengingat bahwa proses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan hasil yang terlihat, tetapi juga kebiasaan yang terus dibangun dan dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga prestasi Adeeva menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menginspirasi siswa lainnya agar berani meraih prestasi tanpa meninggalkan kebiasaan baik yang telah ditanamkan sejak di sekolah.
Selain Adeeva, dua siswa SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai lainnya juga menorehkan prestasi dalam kejuaraan tersebut. Azkadina Khanza Nadhifah Ridha memperoleh penghargaan pada nomor kata perorangan pra pemula, sedangkan Andi Sitti Fatimah Azzahra Iwan berhasil meraih juara kedua atau medali perak pada kategori kumite perorangan pra pemula.

Radio Wahdah